Aku semakin tak perduli. Aku ingin mendengar desahnya, seperti desah isteri Lek Parto. Bokep Asia Bahkan ada yang mengatakan,.Amir itu laki-laki perkasa. “Kamu anak pintar tole…” kata ibu dan meremas kontolku lagi. Tapi seperti tadi ya. Aku juga melepas semua pakaianku. Kuangkat baju kaosnya dan kulepaskan tali bra-nya. Aku pun melaut bersama Suti. Kami memasukkannya ke dala perut perahu. Di rumah, aku memperbaiki jaring yang koyak dan SUtinah datang. Ayaku senang ssekali atas kelahiran bayi mungil itu. Aku menyibukkan diri mendekati bebetrapa pancing yang kupasang. Ditangkapnya kontolku dan dileganya ke lubang memeknya. AKu akan buat adikku nikmat, bisik hatiku. Kuseret tangannya. Bayi dibersihkan.Setelah semua selesai, kami satu-persatu bergantian diberikan kesempatan m,enyalami Suti. Sutinah mendekatiku dan mendekapku, sembari kembali meminta maaf. “Kamu ini bagaimana? Sakit,” katanya. Saat aku mau mencabut kontolku, saat itulah ibu memelukku da menahan pantatku. Aku tahu, ibu sudah berbulan-bulan tidak bersetubuh. Hari meulai meninggi. Kini iabu yang turuna ke lumpur untuk meraba lumpur mendapatkan kerang.




















