“Suami kerja dikapal cargo, jadi seringnya diatas kapal katimbang dirumah”. Jariku kembali menyeruak masuk ke dalam memekknya, dia benar-benar hampir pingsan. Bokepindo at!” rengeknya lagi. Wah kliatannya mo curhat neh. “Aduuh! Dia telentang didipan, menunggu aku yang juga sudah keluar dari kolam. “Bukan pak, bukan anak saya”. “Enak Mas..” katanya dan sedikit demi sedikit aku meneroboskan kontolku ke memekknya yang sempit. entotin aku terus Mas.” Wah kliatannya mo curhat neh. “Suami kerja dikapal cargo, jadi seringnya diatas kapal katimbang dirumah”. Aku menggandengnya meninggalkan tempat makan dan masuk ke toko yang meruapak anchor tenant di mall itu. Rumahnya besar ya mas”. Segera pentilnya menjadi keras. “Isep dong Mas” pintanya sambil menyorongkan toketnya itu ke wajahku. Kebetulan di tv ada siaran ulang debat capres. Aku menyelipkan jariku ke belahan memekknya yang sudah basah dan menyentuh dinding dalam memekknya.




















