India, Si Jalang Yang Menggoda

Dia semakin bernapsu meremas toketku.“Nes, toket kamu besar dan kenceng, kamu udah napsu ya Nes. Belum habis semburannya, dia menarik keluar kontolnya, sehingga semburan berikut mendarat disekujur wajahku.Kuseka wajahku dengan tanganku. Bokeb nonokku kudenyut2kan meremas kontolnya sehingga dia melenguh,
“Enak Nes, empotan nonok kamu hebat banget, aku udah mau ngecret, terus diempot Nes”, erangnya
sambil terus mengenjot nonokku. Dia berdiri sambil memegang pinggulku. Om Andi lalu mendekati kami dan meraih tanganku untuk mengocok kontolnya. “Enak Jok, aah”, erangku keenakan.enjotannya makin cepat dan keras, pinggulku sampe bergetar karenanya. Mana pentilnya gede keras begini, pasti sering diisep ya Nes”.Dia duduk di pinggir dipan dan mulai menyedot toketku, sementara aku meraih kontolnya serta kukocok hingga kurasakan kontol itu makin mengeras. Kami kembali bergoyang, sakit yang tadi kurasakan perlahan-lahan berubah menjadi rasa nikmat. Tanpa terasa aku tertidur disebelahnya.Aku terbangun karena merasa ada jilatan di nonokku, ternyata om Andi yang masih pengen ngentotin aku lagi. Akhirnya aku hanya bisa pasrah saja dientot dari dua arah oleh mereka, sodokan dari

India, Si Jalang Yang Menggoda

Related videos