Aku mengangguk-anggukan kepala, pura-pura paham. Aku dan Iwan tidak ada beda. Bokep Indo Begitu pula dengan Iwan yang bersikap manja kepada ibunya.Setelah selesai makan, kami pun jalan-jalan menikmati pemandangan alam di sekitar lokasi wisata. Pertama yang kurasa adalah jembut ibu yang lebat dan agak kasar. Hei … Yang jelas kalau bicara …! Apakah perbuatanku tadi menyinggung perasaan ibuku. Aku menggeser tubuh untuk menghadapnya, menatap wajah sesepupuku yang nampak bingung.Cuma kamu yang aku percaya. Walaupun misi ini sedikit mustahil namun kami berusaha untuk membulatkan tekad agar harapan kami bisa terwujud.—– o0o —–
Di hari Sabtu pagi yang tidak terlalu cerah, Aku, Iwan, ibuku dan bibi Lilis sudah berada di kawasan wisata pemandian air panas Ciater. Dan sejurus kemudiaan, geliat gelisah ibu melemah dan berhenti. Dan aku merindukan semua hal yang telah hilang selama bertahun-tahun.




















