“Iya, sorry musti buru-buru”. Bokep Mom Ia berusaha memalingkan wajahnya, walaupun ia tahu kalau usahanya itu pastilah sia-sia belaka. “Boleh deh Om, Cinta juga gak ada acara kok”. “Cewek baru lagi nih? Khusus untuk ‘aktifitas’ yang satu ini, mungkin tidak satupun dari sahabat Cinta yang akan pernah menyangkanya. “Aduh kejauhan Om, rame lagi, gimana kalo cafe *** aja?”. “Kalo gitu kasi cium dulu dong hehehe”. Dalam hati Cinta terbersit rasa was-was apabila harus bertemu lagi dengan Om Ridwan setelah kejadian ini.“Yuk..”, Cinta sedikit terkaget namun dengan cepat bisa mengusai diri. Rido pun tidak segan mengelurkan uang banyak guna memenuhi segala kebutuhan hidup Cinta. Pasca masuk ke dalam kamar tak banyak yang bisa diceritakan. Tak lama setelahnya mereka berdua sudah berada di dalam mobil dan meninggalkan parkiran. Kembali ia mencoba untuk berpikiran positif dengan Om Ridwan, namun itu sepertinya sulit.




















