Sepertinya, Rysh memang tak punya hati. Gadis itu begitu menikmati, ia tak ingin berhenti dan menginginkan lebih dan lebih.,,,,,,,,, Rysh belum juga kembali dan Lunax pergi entah kemana. Bokep Family Sudah tak bisa ia tahan, sudah cukup ia di siksa.“Rysh!” panggil Luzia dengan suara parau, ia sudah berteriak sangat banyak hari ini, tenggorokannya terasa sakit.Entah sudah berapa lama ia terpasung, Rysh yang ia nantikan belum juga kembali dan membuatnya sangat kesal. Ada rasa sedikit asin dan amis, namun itu terasa begitu nikmat dan menggairahkan. Entah bagaimana pria itu akan bermain, yang jelas dirinya saat ini hanya menjadi penurut. Bagian kewanitaannya sudah terasa semakin basah, berkedut dan menunggu sentuhan Rysh ke arah sana.Rysh tidak mempedulikan permohonan, pria itu semakin liar dan menjilat bagian lehernya. Gadis itu sedikit menyesali keputusannya, jika saja dia menikah dengan pria-pria itu, semua kesialan ini tidak akan ia dapatkan.“Rysh! Pria itu menarik kejantanannya dari bibir Luzia, lalu meraih tubuh Luzia dan membawanya ke balkon kamar.“Aku akan memuaskanmu,” ujar Rysh.Luzia tak




















