?”, ucapku kaget.“ Udah Mas tenang aja, inikan cuma tontonan Mas, lagian nggak bisa dipegang jugakan Mas.hhe ”, ucap Icha sembari tertawa kecil.Belum sempai aku menjawabnya Icha sudah menimpa perkatataanya lagi,“ Kalau Mas Bobi nggak keberatan, Mbak Dela diajak sekalian aja mas, hhe…”, ucapnya menyebut istri saya.Saya tersinggung juga waktu itu. Bokeb Ada kenikmatan luar biasa yang kurasakan ketika saya melakukannya. Disana kami mengobrol panjang lebar dari A sampai Z.Setelah kami selesai mengobrol panjang lebar, tiba-tiba Hanif menawarkan saya untuk nonton Film Porno yang ucap-nya baru dipinjamnya dari temannya saat itu. Dia hanya ketemu dengan istri saya. Dia hanya ketemu dengan istri saya. Yang membuatku kaget, tiba-tiba istri Hanif ikut menonton Film itu bersama kami, dan saya berkata,“ Wah, ini gimana ini Nif.. Dia hanya ketemu dengan istri saya. Mulutku terasa asin, ternyata bibir Icha berdarah, tapi seolah kami tidak memperdulikannya, kami seolah terikat kuat dan berguling-guling di lantai.Di atas sofa Hanif dan istri saya ternyata juga sudah mencapai puncaknya.




















