Toh dia juga yang membelikan gelang itu. Bokepindo Aku memang diajarkan untuk menemani suami dalam suka maupun duka.Suatu sore saat Mas Anggi belum pulang, seorang temannya yang mengaku bernama Bondan berkunjung ke rumah. Aku tahu dia akan meminta ‘jatahnya’ malam ini. Dia menagih utang, dan aku hanya sanggup membayar setengah dari keseluruhan utangku. “Rupanya dia menyukaimu, dia minta izinku agar kamu bisa menemani dia semalam saja”, ucap Mas Anggi dengan pelan dan tertahan. Oh sampai kapankah penderitaan ini akan berakhir. Sebagai seorang istri yang berusaha berbakti kepada suami, aku memberikan gelang itu. Begitu melihat Bondan, Mas Anggi tampak lemas. Kulihat suamiku menerimaku dengan muka tertuduk dan berbicara sebentar sementara aku masuk ke kamar anakku untuk melihatnya setelah seharian tidak kuurus.Setelah kejadian itu, aku dan suamiku sempat tidak berbicara satu sama-lain, sampai akhirnya aku luluh juga saat suamiku minta maaf atas kelakuannya yang menyebabkan masalah ini sampai terjadi, tetapi hal itu tidak berlangsung lama, suamiku kembali terjebak dalam permainan judi.




















