aaah.. Terusin Gus!” jawab tante Felisa.Sekarang dia bangun dan bertumpu pada satu tangannya, tangan yg lain memainkan klit-nya. Bokep Montok aaahk.. Memeknya sudah terbiasa dengan Burungku.. Susah juga menjelaskan parasnya, karena gak terlalu mirip artis, tp yg pasti dia cantik.“Kalian apa2an..?” bentaknya..Kami pun baru sadar dan cepat-cepat berberes. beda dengan mamanya. Isabell hanya memandangi mamanya yg sedang melenguh dan merem melek menerima hujaman Burungku. Batang zakarku masih keras, tapi Isabell berlari ke toilet. kenapa ko Agus tega sih…?” lirih bibir manis itu berucap
“tega apa Bell..? Seperti permintaan tante Felisa, aku berhenti mengajar. “Kalo enak, diisepin lagi aja Bell…” kataku lagi.Tiba-tiba pintu kamar Isabell menjeblak terbuka.“Haallooo manis..” suara itu terputus saat melihat aksi kami berdua.Ternyata itu mamanya Isabell yg pulang shopping kena macet karena hampir banjir. Isabell keburu keluar kamar mandi dengan telanjang bulat, mempertontonkan lekuk tubuhnya yg paling pribadi dihadapanku.“KyaAaaaA…” teriaknya Isabell spontan karena kaget.“Oooops…” hanya itu kata-kataku dan cepat beringsut kearah pintu keluar.




















