Aku nunggu didepan kamarku. Bokep Cina Celana dalamku perlahan dibukanya, kontolku yang sudah ereksi dari tadi keluar dan Lia mengurut-urut kontolku dengan lembut. Lia keluar memakai baju handuknya, terlihat rambutnya basah dan mukanya sudah bersih dari makeup, kupandangi tubuhnya, lia Cuma tersenyum penuh arti.” makasih ya pak, jadi seger jadinya, aku kekamar dulu mau tidur” kata lia” temeni aku ngobrol dong, ngapain kekamar” kataku penuh harap“ya, tapi maaf aku pakai baju dulu” kata lia sedikit menolak“kalau orang cantik ga pakai apa-apa juga tetap cantik” kataku merayau .Dia kembali tersenyum dan mencubitku nakal.” tidur di sini saja ada penghangatnya, bersih aman dan tidak kuganngu” Aku mencoba merayunyaLia langsung diam saja, tapi langsung duduk di sofa. Aku semakin tidak mampu menahan nafsuku. Lia langsung berbalik sambil tersenyum.Aku bengong Teteknya begitu besar sampai mau tumpah dari branya, terlihat perutnya masih rata, dan memeknya hanya tertutup cd hitam dan terlihat sedikit basah pada memeknya, berarti lia sudah horny.” bapak kok begitunya lihat aku, kaya nggak pernah lihat




















