Aku menelponnya. Kami melakukannya setiap Senin, Rabu dan Sabtu. Bokep Ojol Kita tak boleh melakukan ini. Sampai akhirnya, aku tidak merasakan perih lagi saat Dodi mempercepat kocokan penisnya di dalam lubang duburku. Dodi membelai-belai kepalaku dan menciumi kening dan pipiku.Setelah minum air putih, kami terbaring sejenak. Penis Dodi keluar dari vaginaku. Sepertinya aku sedang memotong-motong tinja yang keluar dari duburku. Cepat aku keluar. Kapan-kapan ya. Aku menjadi tenang. 50.000,- Setelah haid datang, tiga hari kemudian aku disuruhnya untuk kembali datang.Benar sekali. Hasilnya lumayan banyak.“Ma, Mama aku jemput ya? Hanya nafas kami yang mendesah-desah dan tangan kami saling mengelus-elus.“Sayang, aku mencintaimu!” bisik Dodi ke telingaku.“Mama juga mencintaimu, Nak…”“Aku kepingin lagi, Ma!”“Tak puas-puasnya kah, sayang?”“Aku kepingin, Ma…”Aku bangkit. Mungkin ini pula kesalahanku yang kedua.Dodi menggenjotku dengan lebih cepat, sampai aku memeluknya sekuat tenagaku dan menahan nafasku pada puncak kenikmatanku. Semua sudah ditakdirkan oleh Tuhan,” kataku menenangkan jiwanya. Kita harus merelakannya untuk dibuang,” kataku.Aku ingat seorang teman lima tahun lalu menggugurkan kandunganya dengan ramuan tradisional.




















