Dia mengelinjang. Mudah-mudahan bisa berpengaruh di gaji hehehehehehe nyari muka nih.Sampai pada suatu ketika, lagi-lagi ketika aku dipanggil mengahadap keruanganya kulihat raut wajah Bu Monic tegang dan kusut. Bokep russian Bu Monic melolong kegelian.“Zal kamu lihai sekali ciumannya, aku nggak pernah dicium seperti ini sama suamiku, bahkan akhir-akhir ini dia cuek dan nggak mau menyentuhku”, cerocos Bu Monic curhat.Aku berpikir, goblok banget suaminya tdk menyentuh wanita secantik Bu Monic. Siapa sih yg nggak bangga diundang makan oleh wanita secantik Ibu?”, ditengah kegugupanku aku masih sempat menyempilkan jurus-jurus rayuan.Aku tau pasti pujian kecil bisa membangkitkan kebanggan.“Ahh bisa aja kamu Zal, emangnya aku masih kelihatan cantik”, jawab Bu Monic dgn pipi memerah. Aku kesampingkan pikiran jorok.Sekitar 30 menit aku menungu di lobby hotel tiba-tiba seorang bellboy menghampiriku. Sore hari dikantor seperti tdk ada kejadian apa-apa. Aku yg punya kecenderungan sexual Udipus Comp-lex bener-bener menemukan jawaban dgn Bu Monic.










