Sementara itu kuarahkan tanganku ke dadanya. Bokep Japan jangan Mbak” kataku ketakutan.“Mbak Salsa kan juga salah” kataku lagi membela diri.“Apa maksudmu?” tanya Mbak Salsa.“Mbak Salsa masih menganggap saya anak kecil, padahal saya kan udah besar Mbak, sudah lebih dari 17 tahun. Burungku mudah saja memasuki memeknya karena sudah sangat basah dan licin. Setelah sampai didepannya aku ragu untuk melakukannya.“Ayo Pablo jangan takut, masukin aja” kata Mbak Salsa.Perlahan-lahan aku masukkan burungku sambil kunikmati, bless terasa nikmat saat itu. Lalu kami saling berpelukan erat menikmati kenikmatan yang baru saja kami raih.Hal ini pun sampai sekarang masih kurahasiakan dari siapapun. Inget nggak dulu waktu kecil aku sering ngeloni kamu” katanya.“Iya Mbak aku inget” jawabku.“Nah ayo tidur, Mbak udah ngantuk nih” kata Mbak Salsa sambil beranjak melangkah ke kamar tidur dan aku mengikutinya dari belakang, pikiranku berangan-angan ngeres.




















