Ada sepotong daging ham di chiller lemari es-ku, Indri memasak sambal goreng pedas ala Menado. Aku agak kikuk juga. Bokep Kini aku merasakan tangannya sudah mulai mengelus betisku, dan sesekali meremas atau mencubit kecil. Sejak itu aku dan Indri sering bercumbu. Saat pulang larut dari kantornya, aku sudah demikian ngantuknya. Geliat-geliat tubuhku menggila disertai dengan rintihan yang disebabkan tak mampunya aku menerima kenikmatan yang datang melanda bak topan di lautan. Dipeluknya tubuhku. Saat desakan hawa nafsu kami tak lagi terbendung, Indri berbisik, ‘Mbak Mar, kamu nungging yaa’, yang langsung kupenuhi. Saat kudapat, kutekan kepala itu agar lebih dalam tenggelam ke pantatku. Kulihat keringatnya membasahi seluruh tubuhnya, blusnya, rambutnya, pada tubuhku, bahkan pada karpetku. ‘Khan Indri yang ngajarin..’, dengan wajah penuh gairah, kami saling merangkul pinggang menuju dapur.Kami masak tumis kangkung. Disingsingkannya kain rokku, tangannya menjamah celana dalamku, mengelusnya. Tetapi, halus sekali, kudengar nafas Indri, lidahnya itu, yang sudah terlalu menyimpang dari tujuannya untuk memanicure kukuku.




















