‘Mampirlah ke Jalan Irian Barat, aku punya teman di sana. Bokep Mama Bahkan terselip pula pemikiran, betapa nikmatnya saat anak-anak lelaki tanggung meneriakiku dengan ejekan, ‘Wariaa, wariaa..’, teriakan, ejekan bahkan hinaan yang merangsang birahiku yang justru sangat aku rindukan terdengar masuk pada telingaku.Aku ingin sekali memakai rok dengan sepatu tinggi. Aku ditugaskan ke Surabaya. Jalan Irian Barat berubah menjadi ‘cat walk’ bagi para waria.Nampak sekali malam itu aku menjadi pusat perhatian para tamu yang berseliweran di situ. Dan Norma mengatakan padanya bahwa ia tidak mengenal dengan seseorang yang bernama Lisa, kemudian Bella menceritakan ciri-ciri postur tubuhku. Memuaskan birahiku. Sebetulnya aku kasihan juga dengan nama jalan ini. Setiap kupikirkan Surabaya kota tujuanku, aku selalu ingat pesan Norma, waria langgananku. Pada Norma, sekembalinya aku dari Surabaya, kuceritakan pengalamanku, dia mendengarkannya dengan takjub.




















