Dengan rakus, ia pun mengulumi payudaraku, dan menggigit-ggit putingnya yang mungil kecoklatan itu“Owhhhh… mhhhh… pak Muklis…. Vidio Bokep Ia meremasi payudaraku dari balik baju kurungku.“Mhhhh…. ouhhhhh…. Selama setahun bapak cuma bias ngremesin pantatmu, sambil bermimpi suatu saat bisa njebol lubang silitmu….” kata Pak Tommy.Aku sebetulnya merasa tersinggung dengan ucapannya. Tubuhku terguncang-guncang, sementara tangan pak Muklis sibuk memilin-milin putingku.”Oohhhh, mbak Vania Angel…. Setelah dihitung, ia telah memberikan uang padaku sebanyak 6juta rupiah, lebih banyak dari harapanku.Pak Tommy berkata, Uang itu boleh kamu pinjam dulu. selama ini bapak cuma mbayangin ngentu mbak Vania Angel… impian bapak jadi kenyataan”“Pak Muklis, ini uang buat pak Muklis” Pak Tommy mengeluarkan uang seratus ribuan dan diberikan pada pak Muklis.“Syaratnya, pak Muklis harus tutup mulut tentang rahasia di kantor ini… ya, sekarang, pak Muklis boleh nikmatin mbak Vania Angel sepuasnya.“Siap bossss” kata pak Muklis.Pak Muklis mendorongku ke sofa di ruang Pak Tommy. Banyak yang menganggap aku masih gadis. kini aku harus rela dijamah oleh satu pria lagi.

















