Kugigit bibirku agar tidak mengeluarkan suara, cukup lama aku dalam keadaan ini dan anehnya setelah selesai aku berada dalam puncak ternyata aku sudah kembali mengimbangi gerakan Ello dengan menaik turunkan pantatku. Kurang lebih sepuluh menit mereka berbicara dan sepuluh menit juga hatiku sungguh berdebar-debar tapi anehnya dengan keadaan ini nafsuku sungguh semakin menjadi-jadi. Vidio Sex Anjaa..kau hebat..” demikian katanya. Ello hanya tersenyum dan mengatakan,”Mau tau aja..” Dasar Viky dia langsung membicarakan suatu hal pekerjaan dan mereka terlibat pembicaraan itu. Akhirnya kami saling berpelukan lemas berdua, sungguh suatu pertempuran yang sangat melelahkan. Sempat menyambar pakaian tidurku yang tergeletak di lantai aku langsung lari ke kamar mandi dan mengunci dari luar. Setelah Viky keluar, Ello kembali mengunci pintu kamar dan mengetuk kamar mandi perlahan,”Anja buka pintunya..sudah aman”.Begitu aku buka pintunya Ello langsung menarik aku dan mendudukanku di meja dekat kamar mandi, langsung saja dibukanya kedua kakiku dan bless penisnya kembali memenuhi memekku “Ahhh..ahh..” erangan kami berdua kembali terdengar perlahan sambil terus menggoyangkan pantatnya maju mundur










