Eh sori yah soal yang tadi.” Kata Kevin lagi dan ini sudah keberapa kalinya dia meminta maaf kepada Rini.Dalam hati Rini, Kevin sudah dia anggap sebagai pemuda yang baik walaupun baru saja bertemu atau bahkan Rini sudah menyimpan kekaguman pada diri Kevin yang tampan itu. Bokep Nomernya…bentar….nih. Perasaannya bercampur antara takut karena ukurannya yang sangat besar menurutnya dengan rasa penasaran untuk melihat reaksi lanjutan dari Kevin. “Udah dibilang nggak apa-apa juga.” Sahutnya pelan.“Oh iya. Semua terkesan mahal dan mengagumkan dimata Rini. Rini dan Kevin menghilang di kerimbunan semak.“Jangan jauh-jauh Kev! Pihak sekolahpun juga telah memberikan rekomendasi sehingga uang masuk dan sumbangan awal masuk kuliahpun ditiadakan mengingat Rini dari keluarga yang mendekati tidak mampu.Air mata bahagia dan haru bercampur dan menetes dari pipi sang ibu ketika menyaksikan anaknya berangkat memasuki bus antar provinsi untuk menuju Jakarta. Gajinya gak seberapa besar dibandingkan dengan tenaga yang dikuras.” Ujar Radit mencoba memberikan masukan.Rini tertunduk, dia dalam hati juga mengiyakan argument Radit, dia pasti bakalan butuh waktu




















