Aku tidak ingat apa yang kita bicarakan saat itu. Bokep Live Pas deh. Susah sekali, masih perawan kupikir. Padahal jika mesin mati satu, target produksi pasti bakal tidak terpenuhi. Terakhir, dia memberiku Compact Disc album Shania Twain, Vera bilang dengerin “You’re Still The One” dan jam tangan merek Omega Sport (aku tahu ini jam mahal). Dari awalnya kenalan aku tidak pernah untuk ngeseks dengan Vera. Aku juga tidak malu karena tubuhku lumayan atletis, hasil fitnes selama setahun. Aku juga bingung mau ngapain, turun atau diam di mobil saja. Posisiku sebagai Manager Produksi, jadi ya mengurusi produksi melulu. Akhirnya lama-lama aku jadi sering menelepon Vera. Oke kupikir.Lusanya memang barangnya sudah sampai di pabrikku. Aku akhirnya bisa main dengan si Vera yang cantik. Mercedes SL 500 (?), tipe yang dipakai Lady Di waktu kecelakaan dulu, kalau kupikir sih mobil yang seperti itu masih sedikit yang berkeliaran di Bandung.Sesudah mengantar Vera, aku akhirnya pulang ke rumah inventarisku di bilangan Setra Duta.




















