ouhhhhh…. Pak Tommy yang sedang duduk di belakang meja kerjanya menatapku dengan tatapan mesumnya, yang seolah menelanjangi tubuhku.“Silahkan duduk”, katanya mempersilahkanku untuk duduk.“Ada apa Vania Angel?” dia bertanya padaku dengan nada menggoda.Sambil menunduk, akupun mengatakan keperluanku pada Pak Tommy sambil terbata-bata.“Mmmaaaff Pak, anak saya sedang sakitt kerass…”Keringat dinginku mulai mengucur….“Terus???” Pak Tommy bertanya dengan nada sedikit ketus.“Mmaksud saya, saya mau pinjam uang sama bapak. Bokep Arab Dengan tubuh kaya kamu, gak sulit kok kamu dapet duit banyak. Pak Tommy mengancam, jika aku melaporkan kejadian ini pada polisi, atau tidak mau menuruti kehendaknya, maka video itu akan tersebar. Setelah itu, aku kembali bekerja di kantor Pak Tommy. Aku hanya bisa menjerit kecil. Sedangkan aku sendiri bekerja di kota Semarang, sebuah kota di Jawa. Pak Tommy pun berlutut di belakangku. Sungguh, aku merasa menjadi seorang perempuan murahan yang bisa dinikmati oleh pria Cina itu demi sejumlah uang.Suatu ketika, seorang pesuruh kantor bernama Pak Muklis memberitahuku bahwa Pak Tommy memanggilku untuk datang ke ruangannya.“Mbak, Pak Tommy




















