Setibanya di rumah suasana sepertinya masih seperti dulu saat aku masih lajang, tidak ada yg berubah, tiba tiba,“Kamu sudah pulang?” tanya Putri sambil tersenyum. XNXX Jepang Bilang aja nggak usah malu” Ujarku
“beneran nih , gak apa-apa?..”tanya Putri
“iya…beneran..,,trus apa?”
“boleh minta cium nggak?” pinta Putri
“ooh..” langsung kudaratkan bibirku ke pipinya. “beb?,,, bebek kali?” jawabku bercanda
“iiih tuh kan bercanda lagi, teus maunya dipanggil apa?” tanya Putri lagi,
“terserah kamu deh…” ujarku sambil mengucek-ngucek mata.Mulai pagi itu, di kantor hidupku terasa semakin indah. Sepanjang malam tidak ada satupun dari kami yg memulai pembicaraan terlebih dahulu. “entar baru nyambung lagi..yah” pintaku
“iya, tapi jangan lama-lama” jawab Putri, Putri hanya terbaring di tempat tidur, kututupi tubuhnya dengan selimut.Film porno itu kami ‘pause’ sebentar. “eh, kok nggak bilang kalau mau dateng?” tanya Putri kepada kedua orangtua kami sambil menggandeng tanganku, Tangan Putri terasa dingin, mungkin karena dia baru selesai mandi dan sepertinya Putri belum memakai daleman.Kedua buah dadanya menjepit lenganku,dan entah sengaja atau tdk Putri mulai mengosokan kedua buah dadanya naik turun,




















