“Yak set 2!” Teriak wasit dari tengah lapangan.Aku istirahat dan turun minum digantikan oleh Melki, lalu saya duduk di bangku kayu pinggir lapangan melihat temanku Melki bermain, dia sedikit lebih hebat dariku. Vidio Porno ah tidak, lupakan saja. “E.. Ia sudah banyak mengirim kalimatnya termasuk satu kalimat yang membuatku kaget, “Kamu di kounter mana?” Tanyanya penasaran. Tapi tunggu dulu.. Kagetnya, orang yang menolongku untuk berdiri itu adalah pria yang tadi, yang tampan itu, yang keren itu, jantungku berdegup seperti jantung burung finch yang makan madu, 10 kali perdetik. Ada yang ketinggalan.” Segera kubuka lokerku, kagetnya aku ternyata lokerku kosong, rupanya aku memang tidak pernah menaruh barang di situ. “Rumahnya di mana Alex?” Tanyanya sewaktu kami berdua sudah ada di dalam mobil. Ada sekitar 10 pengunjung yang terdiri dari 3 orang pria dewasa, seorang Bapak-Bapak yang ubanan, sedangkan sisanya anak ingusan dan perempuan.




















