Saat itu, aku benar-benar sendirian. Bokep STW Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. Itu namaku. Marah yaa? Aku akan melakukan apa saja yang kau perintahkan, asal kau tidak membenciku.” Aku masih terisak.“Anak bodoh.. Tomo masih menindihku dan mulai menciumi punggungku.“Hhhmm.. Tomo sangatlah baik padaku. Ayo, aku temani kamu sampai kamu tertidur. Tepat jam 10.30 malam, aku mendengar suara pintu di sebelah kamarku berbunyi.“Tomo sudah pulang!!”, pikirku senang.Aku pun berlari keluar kamar untuk menyambutnya. Tubuh Tomo mengejang, dan cairan deras pun mengalir dari ‘liang’ku. Tapi, tidak saat ini. Marah yaa? pilihanku memang selalu tepat”, gumamnya.Aku memilih untuk diam. Di sana, banyak anak-anak yang sebaya denganku.Kehadiran mereka membuatku setidaknya “lupa” akan kemalangan yang baru saja menimpaku. Artis ya?”“Mungkin ya..”, kata Bunda Risa sambil tertawa kecil.“Karena dia adalah putra tunggal dari pemilik yayasan ini..”Tak kusangka, pertemuanku dengan Tomo Torian bisa mengubah hidupku, seluruhnya. Tomo merebahkan wanita itu ke tempat tidur dan menindihnya, tangan Tomo bermain-main dengan tubuh wanita itu,




















