Padahal aku sendiri perlu dikasihani. Bokep Korea “Punya ijazah apa?”. Tapi tampaknya semua pembantu di rumah ini sudah tidak asing lagi. Cepat pergi, nanti Nyonya keburu tahu..”, kata Bi Minah sambil menepuk pundakku. Dan mereka rata-rata melarikan diri, karena tidak tahan dengan perlakuan Nyonya Wulandari.Aku memang sudah tidak bisa lagi menikmati indahnya permainan di atas ranjang itu. Jari-jari tangankupun tidak bisa diam. Di sana aku dilatih dengan berbagai macam alat agar tubuhku tetap segar, kekar dan berotot. Mengisi kegersangan dan kesunyian hatinya yang selalu ditinggal suami. Dan tentu tidak sendiri saja, tapi bersama Nyonya Wulandari. Kemana saja Nyonya Majikan pergi, aku selalu berada di sampingnya. Kesempatan bagiku untuk kabur dan rumah neraka ini. Dan tentu tidak sendiri saja, tapi bersama Nyonya Wulandari. Bahkan jari-jari kukunya yang tajam dan runcing mulai mengkoyak kulit punggungku. “Terima kasih Nyonya. Aku jadi heran sendiri. “Iya, Nyonya. Bukan hanya jadi sopir, tapi juga sekaligus jadi pengawalnya. “Oh, ah..” Nyonya Wulandari mendesis dan menggeliat saat ujung lidahku yang basah




















