“Woi!” teriak salah satu anak dari gerombolan itu dengan kasar. XNXX Jepang Itu cuma dugaanku. Astaga. Kisah-kisah miris semacam itu sudah jadi makanan sehari-hari. Dari balik kaca mobil, seorang lelaki melemparkan jari tengahnya ke arah lelaki berjaket jins. Perempuan yang mengenakan jas hujan itu masuk, meninggalkan lelaki yang tadi. Kita ke sana!” Salah satu anak berambut keriting mengajak anak laki-laki itu ke suatu tempat. “Woi!” teriak salah satu anak dari gerombolan itu dengan kasar. Kisah-kisah miris semacam itu sudah jadi makanan sehari-hari. Apa yang ingin mereka lakukan? Mereka juga mengeluarkan sebatang rokok. Perempuan yang mengenakan jas hujan itu masuk, meninggalkan lelaki yang tadi. Aku sudah terbiasa seperti ini. Aku memang tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Aku kini mulai bingung. Aku yang bisa dikatakan sedikit menggigil memperhatikan mobil, motor, becak, andong, bajaj, hingga truk lalu lalang. Gila. Dia menjajakan kantong-kantong plastik hitam itu ke setiap pengendara yang singgah karena lampu merah. Aku sudah terbiasa seperti ini. Aku tidak menyalahkan pengemis-pengemis yang mencari rezeki dengan




















