Saat ibu melangkah ke depan dengan langkah yang kuat di atas lantai papan itu, aku membuka pintu dapur dan melangkahke bawah kolong dan naik ke prahu.“Kenapa pintu dikunci? Bisa dong. Bokep Ibu ikut membenahi jaring-jring, agar besok kami pakai lagi. “Tak ada yangmelihat. Aku menceritakan pada ibui, setiap minggu pagi dan minggu sore atau kalau SUti tidak latihan pramuka dan kalau ibu berhalangan. Dua puluh menit kemudian, kami kembali menariknya dan mengangkat puluhan ekor ikan yang ukuran kecil dan menengah. Ibubenar-benar marah. Nanti pembeli ikan pada pulang,” kataku. Ayah diundang oleh calegnya. Dia takut aku marah, karena ketidakhati-hatiannya. Di bawah rumah kami melepas perahu setelah mengisinya dengan jaring. Sutinah melakukannya. Hampir sepinggang. “Tapi kalau tak ada yang mendengar ya?” kataku. Kami bertiga melihat Suti digenjot oleh Amir. Dia melangkah ke atas perahu dan mengambil sebotol teh manis dan membawanya ke akar-akar pohon bakau. Kepala kontolku sudah menembusnya.




















