Umi malas menanggapi Karman, dan kembali ke kesibukannya memoleskan lipstik ke bibirnya.“Heh!” terdengar dampratan bernada sewot dari sebelah mereka berdua. Bibir Umi masih terlihat merah menyala, karena lipstik yang baru dipoleskannya tadi. Bokep Indo Live Pacaran saja dia belum pernah. Pernah satu kali ketika sedang mengepel koridor dia dibentak Pak Ramses karena dianggap menghalangi jalan. Sebagian besar karyawan sudah pulang. Tinggal di pakaian saja Umi tidak mampu bersaing, karena dia harus memakai seragam cleaning service berupa kemeja longgar berwarna pink dengan celana panjang longgar berwarna sama, jelas kalah gaya dengan blazer dan rok span para karyawati.Saat itu menjelang jam 8 malam. Mungkin dia hanya keluar sebentar untuk ke toilet. Yang kalau kerja kebanyakan gaya sampai suka halangi orang jalan itu? Ternyata masih ada yang kerja sampai malam, tapi dia bukan orang yang Umi jadikan sasaran. Orang itu, yang sekarang berjalan ke arah Umi, bernama Ramses, Manajer Bagian Produksi, berumur 40-an tahun, bertubuh besar seperti beruang, botak, alisnya tidak ada, dan terkenal galak.




















