“Tentu dong. Tiba-tiba Mikha mencium pipiku. Vidio Sex Tercatat pp, PND, PBB, PKB, PAN dan PK telah berhasil. Aku parkirkan mobil Kijangku di pinggir pantai Ancol. Bukankah ____ (nama partai) baru besok kampanyenya?”. Sambil merokok, dia tampak lebih rileks, kakinya tanpa sadar telah nemplok di dashboardku. Juga Nikon, kawan baik yang menjadi sumber nafkahku. “Mikha! Enakan sama kamu. Politik? Ancol! Takut ia berubah pikiran, tanpa menunggu lebih lama lagi langsung aku buka celana dalamnya, dan mengarahkan mulutku ke kemaluan Mikha yang bulunya lebat, kelentitnya yang memerah dan baunya yang khas. “Tentu dong. Aku cium kening Mikha terlebih dahulu, kemudian kedua matanya, hidungnya, kedua pipinya, lalu bibirnya. “Kemana?”
“Rumah. Aku sudah tidak sabar, pada suatu saat aku kelepasan, aku dorong batang kemaluanku agak keras. Angkat topi buat gerakan mahasiswa kita! Mikha tak sadar, dia memejamkan mata, menikmati asap rokok yang mengepul dan keluar melalui jendela yang terbuka. Apakah para ketua partai itu kenal sama mereka? Gak ada yang mau ngantarin nih.”
Aku pun mengangguk.




















