Namun belum sempat ucapan keluar, ia melihat ternyata orang itu bukan suaminya?! Pikir raffa dalam hati. Bokepindo Guncangan tubuhnya membuat Araffa menghentikan gerakannya. ummi Annida.. Ia pandai beradaptasi sehingga cepat mendapat banyak rekan terutama partai keadilan. enak nggak?” Tanya ummi Annida sambil melirik wajah anak itu.“Tampan juga anak ini, walau masih ingusan tapi ia tetap seorang lelaki juga”, pikir ummi Annida.Bukankah tadi ia merindukan kehadiran seorang lelaki untuk memuaskan rasa dahaga yang demikian menggelegak? Bagaimana kalau itu bukan suaminya yang datang?ummi Annida langsung bangkit dan mendorong tubuh yang menindihnya dan hendak mengingatkan lelaki yang tengah menggumulinya. Apalagi tangan raffa satunya lagi sudah mulai berani mengelus-elus pahanya dan merambat naik di balik baju tidurnya. ummi Annida terengah-engah saking menikmati sedotan dan remasan di kedua payudaranya, sampai-sampai ia terbangun dari mimpinya.Perlahan ia membuka kedua matanya sambil merasakan mimpinya masih terasa meski sudah terbangun. Ia menikmati sekali remasannya. Ya begitu..




















