Ketika sedang asik-asiknya mengobrol tiba-tiba saja mata Sonia kemasukan pasir,“ Aduh duh duh, ” ucapnya sembari memegani matanya.“ Kenapa kamu Son, kamu kelilipan pasir yah, sini biar aku tiupin ???, ” tanyaku.Wah ini dia kesempatan mesumku,“ Iya Nih, ” ucapnya sembari masih memegangi matanya.Saat itu Sonia membuka matanya lebar-;ebar dengan tanganya, kemudian aku-pun memegang kepalanya dan mulai meniup matanya,“ Huftttttttt… Huftttttttt… Huftttttttt…, ” tiupku.“ bagaimana udah ilang belum Sonia, ???, ” tanyaku.“ Belum nih Ka, aduh sakit banget nih, ” ucapnya.Melihat mata Sonia masih kelilipan, tiba-tiba saja ide mesumku keluar. Saat itu dia nampak terkejut sekali melihat kedua bannya kempes.Sesaat dia merasa bingung, karena tidak ada pilihan lain dia-pun mendorong motornya keluar dari kampus. Bokepindo Aku yang selalu membawa pompa kecil ditasku unruk berjaga-jaga dijalan, setelah dia pergi aku-pun segera memompa ban Bu Sonia lagi, hhe… cerdikan aku. Serasa tubuhku melayang-layang takakruan.










