Gak ada rasa sakit meskipun kepalan tanganku mulai mengeluarkan darah segar.“Siapa saja, gak peduli malaikat atau iblis, silahkan menukar kehidupan Sava dengan nyawaku. Bokep Korea Saat itu dia masih selalu mengeluh atas apa yang Tuhan berikan padanya. Aku sedikit kesulitan memotong daun pisang, karna terhalang buah pisang yang sudah tumbuh banyak, apalagi aku gak begitu pandai menggunakan golok. Dan ada sepi yang selalu mengintai dari balik dinding kamar siap mencengkram rindu ini.*****
“Ih bener-bener gak nyangka deh bisa selalu jadi yang nomor satu setiap minggunya,” begitulah komentar Sava saat kita bertemu, dia bergelayut manja di pundakku, “makasih ya udah dukung penuh aku.”“Itu gak seberapa Sava, dibanding dengan keindahan yang setiap saat kamu berikan disini,” aku raih tangannya lalu aku tuntun untuk menyentuh dada kiriku, “dihatiku.”Hari ini Sava diberi kesempatan untuk kembali ke rumahnya oleh managemen audisi top model. Takdir sederhana yang memaksanya terkungkung dalam sangkar raksasa berlabel, Status Sosial.Kini semuanya berubah.




















