“Yach, punya saya belum keluar susunya Pak Lagian enakkan langsung aja Pak.. Aku pun menghidupkan kendaraanku dan menjalankan mobilku ke arah kantor, diiringi lambaian tangan Tia yang seolah enggan dan berat melepaskanku.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Memang sengaja kami tidak berangkat bersama dari tempat kerja, untuk menghindari gosip yang tidak diinginkan.Karena jarak mall untuk menonton dekat dengan mall kami, saya memutuskan untuk jalan kaki. Bokeb Ada yang SPG dan ada juga yang memang karyawan Mall dan karyawan game center yang memang aku kelola. Cuma kamu terlihat cantik aja pake daster itu..” jawabku sambil menahan malu karena ketahuan melihat dirinya.“Hihihihi Mukanya Bapak merah tuch Ketahuan tuch bohongnya..” ujar Tia sambil tertawa. Emank lagi ke mana Papamu?” tanyaku. Kuremas dan kujilati kulit payudaranya sehingga membuat Tia semakin menggelinjang. “Ya, habis kamu sich… pake acara minjem tangan segala… Mana ditaruh di dada segala.. Sehingga kontolku yang sudah tegang dan mengeras namun masih terbungkus celana dalamku terpampang di hadapannya. Tia pun hanya bisa memejamkan matanya, sambil menahan nikmat.




















