Namun aku tidak berusaha untuk menutup batang kontolku, kubiarkan dia terdiam memandangi tubuh telanjangku yang mendekat ke arahnya.Dengan tenang aku berjalan seolah-oalah aku memakai pakaian lengkap, kudekati mbak Leni dan meminta maaf untuk sekali lagi.“Maaf ya mbak, gak tahu kalau mbak sudah pulang…soalnya aku kebiasaan seperti ini” kataku sambil berusaha menutup pintu kamar.Seperti tersadar mbak Leni berlalu dari hadapanku dan berkata“Oh…iya gakpapa kog…” sambil berjalan menuju kamarnya. Bokepindo Saat dia sudah berangkat aku di rumah sendirian, sementara mbak Leni jalan-jalan pagi. Akupun lantas memakai celana pendek tanpa CD dan memakai kaos. Sambil menunggu mbak Leni aku kembali tiduran. Meskipun begitu dia tetap diam saja tanpa perlawanan. Mungkin karena sering dirawat.Kalau aku bilang mbak Leni sih orangnya anggun dia cenderung diam. Karena sudah terlanjur bernafsu, aku lalu memeluk mbak Leni.Lama aku memeluknya dan dia masih saja tanpa reaksi.




















