Senang banget melihatku menikmatinya.Pisau itu juga dimain-mainkan dekat vaginaku. Tapi kuterima juga pisau itu… sesaat aku kepikiran untuk menggunakan pisau itu untuk balik menyerang pak Jun, dengan begitu aku bisa pergi dari rumah ini. Bokep SMA Malah aku yang kesal karena sebenarnya aku nikmatin banget disodori penis rame-rame gini, ugh!“Simulasinya belum selesai, Mita… jangan godain mereka dulu… ntar kamu aku bunuh lho…” ancam pak Jun dengan maksud bercanda.“Ish… Mita gak godain kok… emang salah Mita ya karena punya badan yang nafsuin dan wajah cantik? Tapi aku kemudian terkejut saat pak Jun meraih tanganku dan menjilati darah yang mengalir dari telapak tanganku. Aku sendiri juga tidak tahu kenapa aku sampai pada titik ini: rela dibunuh oleh mereka. Namun hanya ada tempat tidur, meja, dan sebuah tv layar datar di atas meja tersebut.




















