“Kamu lihat saja nanti, kamu pasti suka..”, kata Ratna, orang yang dianggap ketua dari group tersebut. Bokep Crot kann..”, jerit Helena lirih sembari agak berontak untuk melepaskan remasan tangan Ronny pada buah dada dan pantatnya. “Apa?”, tanya Helena. Helena segera keluar dan menuju ruang tamu dengan niat akan berpamitan pulang karena merasa tidak enak badan.“Aku mau pulang, Wi..”, kata Helena dengan tubuh berdiri limbung. Aku telah memegang hidupmu..”, kata Ratna tegas. “Kurang ajar tuh orang!!”, teriak Helena sambil cemberut. Sejak itu Helena sering diajak berkumpul dengan teman-teman Dewi di satu apartemen di Jakarta Utara pula entah untuk arisan, senam, atau untuk sekedar mengobrol.Helena mengira bahwa group tersebut adalah perkumpulan biasa dari para ibu kelas atas yang dilakukan sekedar untuk mengisi waktu. “Hei! Tapi Aku Menikmatinya). Sejak saat itu Helena menjadi sapi perahan group tersebut dalam menjalankan bisnis mereka. “Kenapa sih, Helena?”, kata Dewi sambil tersenyum.




















