Serentak tanga-tangan mungil Dewi dan Fenny menerobos celana dalamku dan berebutan menggenggam batang kemaluanku yang sudah menegang sekeras tank baja.Aku tidak peduli tangan siapa yang mengelus batang kemaluanku dan yang lain mengusap-usap buah pelirku. Aku menyodokkan kemaluanku dengan keras ke arah Dewi.Batang kemaluanku yang besar dan panjang itu dengan ganasnya menerobosi lubang surgawi Dewi dan tertanam sepenuhnya di lubang yang sudah basah berlendir itu. Bokep Twitter Matanya tertutup sambil agak menengadah. Sehingga terbenamlah seluruh batang kejantananku di liang kewanitaannya.“Aacchh..!!”, Dewi mengerang keras.Aku menjambak rambutnya sehingga wajah yang cantik itu mendongak ke atas. Ketika lagi asyik menyantap mie goreng, ada SMS masuk ponselku. Maklum, usiaku sudah 39 tahun, sebelas dan sepuluh tahun lebih tua dari Dewi dan Fenny. Aku pun rubuh menindih tubuhnya. Ternyata penantianku tidak berlangsung lama. Mulutku dengan segera menangkap dan mengulum puting buah dadanya yang menegang itu. Lebih keras! Putih, mulus dan halus. Apalagi goyangannya di atas ranjang, pastilah membuatku terbang ke awan-awan. “Aku belum pernah sepuas ini!”“Aku juga”, sahut Dewi.




















