Awas nanti,” katanya mengancamku.Dari suaranya umpanku sudah termakan. Bokeb Kupandangi wajah Titin, kupegang tangannya dan dengan sekali tarikan ia sudah ada dalam pelukanku. “Tin, oh.. Tercium aroma khas yang dipunyai seorang wanita. Badannya ramping cenderung kurus, kulitnya bersih dengan dada membusung di balik seragamnya. Bibir kami saling berpagut, lidah kami saling mendorong dan menjepit saling sedot. Ia kemudian mengangkat kaki kirinya ke atas ranjang, kudorong sedikit sampai ia mepet ke dinding kamar. Pintar sekali ia memainkan adik kecilku. Tapi dengan Titin meskipun dia jauh lebih pendek dariku ternyata aku bisa melakukannya.“Sorry Tin. Dia belum punya anak. Suaminya minggat dengan perempuan lain enam bulan lalu. Mereka bicara dengan suara keras dan nada tinggi seperti sedang memperdebatkan sesuatu. Seharian kuhabiskan dengan tidur-tiduran. Tapi sebenarnya akupun tidak mau merusak keperawanan seorang gadis. Wsshh dan tak lama suara guyuran air.Aku keluar kamar, berdiri di teras kamar sambil melihat suasana. Kuremas-remas sampai ke pangkal pahanya.




















