Diapun kembali mengulum sembari membersihkannya dengan mulut. Bokeb aku ngaak bisa ngantarin kamu sampai ke pintu, karena aku letihh sekali..”“..ngaa apa-apa koq manisku.”Akupun pergi dan meninggalkan dewi sendirian di kamar dengan keadaan tidak berbusana.Setelah kejadian ini.., aku jarang melihat dewi masuk kuliah.., lalu aku mencoba menge-CEK-nya ke kostannya.., dan ternyata dia juga tidak ada. Kamipun berbincang hingga akhirnya aku tahu apa penyebab kekesalannya yang sebelumnya aku duga, penyebabnya adalah sekitar semingguan yang lalu dia putus dengan pacarnya Rio(nama samaran), dikarenakan ketidakcocokan prinsip. Lalu aku menuliskan surat kecil kepadanya yang berisikan ..” Wi kamu kenapa? Dan dewi terlihat sedang membereskan buku ke dalam tas bawaannya itu. Lalu dewi dengan perlahan membuka dan membaca surat itu dengan penuh panasaran dan rasa keingintahuan yang besar. please!”.Lalu aku memberikannya pada temen didepan aku dan selanjutnya di operkan terus hingga sampai ke tangan dewi. Dengan tidak sabar aku langsung menggesekan si “KECIL” pada “KEMALUAN”-nya dengan perlahan“Ach..hh ..hh” (terdengar suara desahan dewi) “ennakk m..mm lagi jimm..”Lalu aku masukkan



















