Baru kali ini aku merasa ada yang menghargai tubuhku, ya.. Perawakanku juga kecil, tinggi 159 dengan berat badan 48kg, terbayang sudah kecilnya payudaraku.Penantian dan keraguanku hilang saat kubaca chat balasannya, dia menjawab dengan lantangnya,
“Kata siapa?! Bokep Mama liat apa dy?”, tanyaku agak sedikit kaget“liat itu chel”, sambil matanya melirik ke dadakuWajar saat itu memang dadaku terlihat menonjol karena aku dalam posisi terlentang memakai tanktop warna hijau muda dengan renda dibagian atasnya, renda itu membuatnya terlihat sedikit menerawang.Kemudian, Spontan ku jawab, “hhmmm apaan sih kamu, jangan ah, aku bukan orang kaya gitu”.“Oh, iya deh maaf ya chel”, jawabnya“Iya, gak apa-apa”, ucapku“Tapi pengen liat”, tambahnya sambil menunjukan ekspresi wajah seperti anak kecil yang gak dibeliin balonSambil memandangi wajahnya, seketika aku berpikir kenapa ini cowok ko lucu ya. cari pacar ya? Iya..Pacarku yang beruntung, yang harus menerima bagaimanapun wanitanya, sehingga membuatnya nyaman meskipun dengan kekurangannya, terlebih pacarku tidak pernah mengomentari hal itu.Ku hanya bisa menjawab terima kasih ke Hendy, dan mencoba tidur dengan raut muka senang




















