Walau hanya kepala penis yang muat dimulutnya tapi membuat rasaku sampai diawang2.Aku merem melek merasakan kenikmatan, sampil sesekali aku meremas teteknya yang mengeras. “Toloooooooongg, kami tersesat”suara cewek terdengar lagi menggema. Bokep Colmek Ku ambil tisu, ku bersihkan memek Vera dari darah perawan dan spermaku.Aku beranjak ke kamar mandi, membersihkan sisa2 darah perawan Vera.Ira mengikutiku,Ira menyabuni penisku hingga bersih.Mendapat rangsangan2 lagi penisku langsung berdiri tegak.Melihat keadaan itu tidak disia-siakan Ira, Ira kembali mengulum batang penisku, aku hanya bisa mendesis keenakan.Dalam guyuran shower aku jilati teteknya, sementara tanganku gerilya didaerah pangkal paha.Ira mendesah, badannya semakin bergetar.Sesekali melenguh dengan kata-kata tidak jelas. Tidak aku sangka sampai dikamar Vera langsung memelukku dan berbisik”Yang digunung lanjutin dong, pengen”
“Serius kamu kan…”belum lengkap aku bicara, Vera sudah melancarkan ciumannya,kubalas dengan mesra. “Tau tuh, gini aja kita denger lagi dah dari mana asalnya”jawabku.Dalam hati aku juga ragu2, karena suaranya lirih. Dengan memakai baju sekenanya aku keluar kamar,sambil melihat keadaan dikamar sebelah.Tapi ketika aku membuka pintu kamar, kulihat Ira sudah didepan pintu,bajunya




















