No info
“John,” jawabku. Bokep India Hampir seolah bisa membaca pikiran, ia menjulurkan lidahnya, dan menjilati dari pangkal sampai ke ujung. “Para pembela bilang ke hakim dan ceritain kisah Yanti. “Sheila aku pake kalo nyanyi.”
“Kau penyanyi?”
“Ya, dangdut dan tarling di Bar ‘Bunga Seroja’ ke arah Cirebon,” katanya. “Jadi Yanti datang ke sini untuk cari uang cepat sebelum Yanti pulang.”
“Jadi bagaimana aku membunuh bayimu?” Kataku. Aku bersiul. Hampir seolah bisa membaca pikiran, ia menjulurkan lidahnya, dan menjilati dari pangkal sampai ke ujung. Kalo Om gak kasih itu duit palsu, Yanti bisa beliin bir buat Toni waktu pulang, dan kami ga akan berkelahi, dan Yanti ga akan lari keluar dari pintu kos di tingkat 2 dan jatuh, dan bayinya mati, “katanya emosi, air matanya meleleh dipipinya. “Selalu banyak formulir yang harus diisi.”
“Ya, pak, selalu ada beberapa dokumen yang harus diisi.” “Yah,” kataku, menguap degan sengaja, “Ya udahlah, cukup hari ini.





















