Dengan kemacetan LA aku pun tiba di tempat Arka setelah setengah jam di mobil. Aku merasa bahwa salah satu dari mereka menang, mereka pasti akan menyuruhku membuka bajuku.Ternyata benar, aku tidak tau apa nama kartuku tetapi meraka ngomong kalo aku kalah. Bokep Indo Arka pun menyambut ku dengan gembira. Dia pun menyuruhku untuk menungging dengan tangan di meja makan.Aku pun menurut saja. Tak lama, Zulfa pun datang membawa minuman. Aku sudah tidak tahu apa yang terjadi tapi dengan samar samar aku lihat Zulfa memasukan leher botol bir yang masih penuh isinya ke vaginaku.Aku pun segera terasadar dengan adanya benda dingin di vaginaku, tapi aku sudah terlalu capek untuk berontak. Ntar yang lain kan iri” katanya mengejek.“Pls entot aku, aku udah ga tahan lagi” kataku sambil merangkak ke salah satu dari mereka dan mulai meremas remas penisnya.Mereka hanya ketawa dan memanggilku “maniak seks”, “cewek gila penis” dan lain lain nya.Aku pun segera memasukan penis yang kupegang itu ke mulutku.




















