Mungkin hanya sekedar mengelabui Mirna yang belum tahu hubungan gelap yang ku jalin dengan Ibunya.Di sofa itu, aku terus memainkan jariku di HPku yang hanya bergetar jika ada SMS atau panggilan masuk, karena memang aku sedang SMSan dengan tante Hana yang ada di kamarnya. Bokepindo Dengan kedua tangannya, Mirna memegang kakinya yang terbuka lebar ke atas. Mirna justru melemparkan senyumannya kepadaku. Tante Hana tersenyum padaku, lalu berkata:“Nggak perlu belajar lama, ya?” kata tante sambil bangkit dari posisinya.Entah apa yang akan dia lakukan, ia berdiri di atas tempat tidur lalu ia duduk di atas dadaku sambil mengarahkan memeknya yang masih basah tersebut ke daerah wajahku.“Mainkan lidahmu, Rey!” Kata tante kemudian.Tanpa pikir panjang dan banyak tanya, ku turuti saja keinginannya, ku jilati belahan memek tante Hana yang duduk di atas wajahku.




















