Setelah itu kumulai menyodok
Fitri maju mundur.Fitri memang berisik sekali! Bokep Fitri duduk bersimpuh di ranjang.“Ayo berbaring disini, Mas Ivan.”Aku berbaring di ranjang dengan berbantalkan paha Fitri. Tia itu susah banget.. Kuperah kedua susunya seperti
memerah susu sapi, sehingga Fitri merintih-rintih.“Ahh.. Loe jangan macem-macem ya Van!” kecam Andri.Aduh.., kelihatannya dia marah.“Sorry! Kuraba-raba kemaluan Andri hingga akhirnya aku menemukan
daging kenikmatannya. Sembarangan loe. Aku mulai mengocok maju mundur. Akhirnya kuputuskan untuk tidur sambil memeluk Tia. Emangnya Tia kenapa?”Aku menghela nafas. Aku merasa seperti raja yang dilayani dua wanita cantik. Setelah pamiit dengan
Fitri, Andri mengantarku kembali ke Citraland.Disana kami berpisah, dan aku kembali ke rumah dengan mobilku. Nafasnya hangat
menerpa wajahku. Batang kemaluanku mengacung keras menandakan
nafsuku yang bergolak.“Gue pijat dulu yaa..” kata Andri.Kemudian Andri menjepit kemaluanku dengan kedua payudaranya yang montok itu. Seingatku pernah terjadi dalam sebulan aku hanya dua kali dijatah Tia.Jelas saja aku selingkuh! Terbukti dia tidak canggung mengobrol denganku.Ketika aku menanyakan tentang Joe (suami Andri, sahabatku semasa kuliah), Andri bilang bahwa Joe
sedang pergi ke Surabaya










