Dua hari dari kejadian itu, Evi masih terlihat marah padaku. Bokep Family Aku tau pasti, Evi pasti marah dan cemburu melihat kedekatanku dengan Tia. Dadaku bergemuruh kencang hingga sulit untuk menelan ludah. Dilain pihak, aku juga menyayangi Evi. Meskipun suaranya engga bagus-bagus amat, tapi cukup menghibur lah apalagi katanya khusus dinyanyikan untuk aku.Setelah selesai menyanyikan lagu itu, Evi langsung menarikku ke luar..Kami memisahkan diri dari rombongan memilih lokasi di anak tangga bungalow diujung taman yang kebetulan sepi. Cemburukah dia? Wajah Evi langsung cemberut sambul melepaskan tangannya dari gandenganku. Aku hanya tersenyum dalam hati. Akhirnya aku temukan Evi sedang duduk seorang diri di teras bungalow. Tentu saja dia cemberut sampai mukanya dilepat-lipat jadi tujuh.Sesekali aku hanya bisa mencuri-curi pandang ke arah Evi yang matanya juga tidak pernah lepas menatap setiap gerak gerikku dan Tia. Karena sudah capek menunggu Tia,akhirnya aku putuskan untuk mengajak Evi berjalan-jalan pagi mengitari kampung.




















