Pasca masuk ke dalam kamar tak banyak yang bisa diceritakan. Bokep Montok Kini ia berjumpa Om Ridwan sedang menggandeng seorang gadis muda. “Ah, mereka bisa nunggu”. Menerima ‘klien’ bermodal besar membuat Cinta menjadi banyak memiliki kenalan kelas atas. Bayi besar bernama Om Rudi.“Om masih boleh kan nelpon kamu lagi?”. Sebuah hal yang biasa bagi Cinta, sehingga ia terlihat tidak terlalu terganggu karenanya.Cinta mengalihkannya pandangan dari layar smart phone yang dipegangnya. Semua gerakan itu sengaja ia lakukan dengan pelan dan perlahan. Memang ia dan puterinya sering pergi menghabiskan malam di klub atau sekedar hang out, namun itu dinilainya masih ada pada batas-batas wajar. Apakah Cinta salah satunya? Sebagai salah satu pejabat negara di Kementerian Pendidikan, Om Ridwan memang memiliki banyak kenalan dikalangan pimpinan universitas di Indonesia. Cinta memandangi Rido sampai laki-laki itu menghilang di tangga. Haruskah ia menerima ajakan Om Ridwan ini. Cinta tahu benar hal itu. Dalam hati ia mencoba berpikir positif terhadap ayah dari sahabat karibnya ini.“Oh ada apa Om?”.




















