Mereka menidurkan Felia di atas meja, lalu mengikat kedua tangannya ke sudut2 meja, menyerupai huruf V. Cambukan demi cambukan menghajar pantat Dian, meninggalkan garis-garis merah. Bokep Family Si Kumis bahkan menyumpal mulut saya dengan celana dalam Felia agar saya tidak bisa berkata2. Selama ini, cewe kurang ajar ini gak pernah hormat sama kita! Mereka lalu menutup pintu rapat-rapat. Cambukan demi cambukan menghajar pantat Dian, meninggalkan garis-garis merah. Cambukan demi cambukan menghajar pantat Dian, meninggalkan garis-garis merah. Kemudian dengan kasar ia merobek kaos yang dikenakan Dian dan melemparnya ke mukaku, demikian juga dengan celana pendek yang telah ia peloroti dengan paksa. Dian menjerit minta tolong kepada saya, namun saya tidak bisa berbuat apa2 kecuali memelas.“Tolong jangan perkosa anak saya, Pak! “Bos, dia mau langsung maen kasar nih, gak suka kali dia kalo cuma dielus doank!” ujar si Botak sambil tertawa.




















