Punya Mama potongannya biasa saja. Bokep Cina Rapat di kantor yang berkepanjangan dan bertele-tele membuat aku cape setengah mati. Pikiranku kupenuhi dengan adegan dimana aku menelanjangi diri di depan anak itu. Payudaraku terpampang untuknya. Aku kemudian keluar dari tempat shower dan menggapai handuk yang selalu tergantung di belakang pintu kamar mandiku. Dengan muka yang agak kemerahan dia berkata,
“Bukan gitu kan tahu dari jemuran..”
“Kalau gitu cuma tahu branya aja? Anak itu tersenyum juga. Dia meneruskannya,
“Maukah Tante merahasiakannya untuk kita berdua saja?”
Sambil tersenyum aku mengangguk. Sebentar-sebentar terlihat sepertinya dia tidak tahan untuk tidak menyentuh tubuhku, tetapi karena dari aku tidak ada tanggapan, maka dia hanya bisa menahan saja.Setelah agak lama, aku kembali berusaha mencairkan suasana dengan obrolan yang lain. Selain itu, anak itu mulai berani meminjam pakaian dalamku untuk dipakai dan dimainkan. Sejenak aku memilih-milih pakaian dalam yang akan aku pakai.




















