Aku masih memikirkan apa yang telah diucapkan oleh Khira. Kupanggil Eve ke sampingku dan kubuka dengan tergesa-gesa kaos dan BH-nya. Vidio Sex Khira menatapku sendu, sendu sekali dan kudengar suara lembut dari bibirnya, “I Love you, Jacky!” aku tak menjawab. Tapi setelah wanita itu mendapatkan izin tinggal tetap di negeri ini, wanita itu meninggalkan aku. “Gila gede banget!” kata mereka hampir berbarengan lagi. Kemudian kubuka pintu dan bertanya (maaf langsung aku terjemahkan saja ke bahasa Indonesia semua percakapan kami),
“Bisa saya bantu?” kataku kepada mereka. Setelah kubuka semua penghalang kemaluannya langsung kubuka lebar kakinya dan wajahku tertanam di selangkangannya. Aku hanya bisa menjawab, “Uuuh…” karena geli dan nikmat oleh sentuhannya. Tiba-tiba aku dikejutkan dengan suara si Eve,
“Jacky, boleh kami main internetnya?”
“Silakan,” jawabku. Tiba-tiba Emily, hentikan kegiatannya dan bertanya padaku, “Kamu punya film biru Jack?” Sambil terbata-bata kusuruh Eve untuk membuka laci di bawah TV-ku dan minta Eve lagi untuk masukan saja langsung ke video.Waktu mulai diputar gambarnya bukan lagi dari awal, tapi sudah di




















