Selaput dara masih utuh didalamnya, merah merona dan terlihat segar.“Beneran masukin sekarang?” tanyaku.“Iya tapi pelan-pelan yah” jawab ida“Iya” balaskuKumasukkan penisku perlahan kedalam vagina Nadia. Bokep Montok Entar masuk angin loh” suara Nadia terdengar di pagi hari saat ku coba untuk mengumpulkan nyawa,“Nggak apa-apa,…….kalo gue tidur ama lo, entar kesannya gimana gitu” kataku sambil mengusap mata“Gue buatin kopi mau nggak?” tanya Nadia“Nggak, nggak usah gue bisa buat sendiri kok” jawabku“Udah, nih…” ujar Nadia sambil menyodorkan secangkir kopi kepadaku, setelah itu dia duduk tepat disampingku, sangat dekat hingga paha kami berdua bersentuhan. Tetapi apa lagi yang bisa kuperbuat untuk mereka selain menjalani pernikahan tanpa adanya hubungan rasa cinta sebelumnya.Namaku ****. gue becanda kok…,,” ujarku“Beneran juga nggak apa-apa” sambung Nadia“Nanggung gak sih rasanya kalo cuman gitu-gitu aja” lanjut Nadia memancing ku“Terus maunya gimana?” tanyaku“Nggak ngerti-ngerti juga?” jawab Nadia“Ngomongnya langsung aja, nggak usah berbelit-belit bingung gue” sambungku“Gue mau dientotin ama lo..beiby” balas Nadia sambil menarik bajukuKurasakan seperti ada yang mencongkel keluar jantungku dengan pisau yang sangat tajam,




















